Alhamdulillah
Syukur kepada Allah swt atas limpah kurniaNYA masih memberikan nikmat dalam mengecapi dalam kehidupan sebagai pengembara dunia. Kehidupan yang bermusafir ini tentu sekali akan ada akhirnya.
Dan yang pasti walau di mana dan bagaimana ia bermula, destinasi akhir yang dituju pastinya sama.Cuma samada bahagia dengan destinasi yang di tuju atau derita yang menunggu.....
Menyentuh tentang musafir dunia...terasa diri ini sedang meniti kehidupan yang bertingkat-tingkat. Tangga demi tangga didaki....bermula dari bawah hingga semakin lama semakin jauh dari masa lalu, dan makin menghampiri kepada Allah Rabbul Jalil walaupun hakikat roh dan ilmu itu terasa sangat banyak kekurangan dalam menuju kesempurnaan nikmat cinta dan redha Allah swt.
Namun itulah aturan hidup manusia...Dalam kita merasai segala nikmat Allah, jangan pula kita lalai dariNYA, dan lebih dari itu, janganlah pula kita berpaling dariNYA.
Kerana diri ini terasa terlalu lemah, lemah untuk berjalan dia di atas nikmat dan kesenangan, maka adalah lebih baik kita semaikan ingatan pada Allah....supaya kita sentiasa berwaspada dengan apa yang kita peroleh agar diri tidak lalai dan supaya nikmat pemberian Allah itu terasa nilai barakahnya.......
Hakikat, dan kejayaan di dunia ini hanya hebat jika gemanya terus berbunyi di akhirat.
Saat kita dewasa, kita akan semakin belajar untuk mati rasa pada banyak hal. Hingga satu waktu, hal-hal yang dulu menyakiti kita dengan muda...
-
Sama2 kita renungi hadith Rasulullah saw mengenai akhlak. Pentingnya menghayati akhlak adalah kerana akhlak itulah yang menjamin kesempu...
-
SIFAT marah yang datang daripada hati mempunyai kaitan dengan keimanan seseorang. Orang yang sabar dapat menahan kemarahan dalam saat...
-
Seorang penyair berkata, Seburuk-buruk manusia adalah yang hanya sibuk mencari aib/ kekurangan orang lain. Sebagaimana lalat yang han...